Author - imperomedika

Cari Tahu Lebih Lanjut Yuk, Mengenai Pakaian Hazmat si Pelindung Tenaga Medis

Non Woven Polypropilne

Dimasa pandemic seperti saat ini, tentunya membuat banyak dari kalian semakin aware dengan Kesehatan diri bahkan mungkin samapai dengan alat-alat perlindungan diri yang membuat kalian selalu merasa aman dari berbagai macam virus. Alat pelindung diri (APD) sendiri meiliki banyak macam, salah satunya ialah pakaian hazmat. Apa sih pakaian hazmat itu?

Pakaian hazmat, merupakan singkatan dari “Hazardous Material Suit” yang dimana alat ini di design khusus untuk melindungi tenaga medis dari bahan atau zat yang berbahaya seperti bahan kimia dan biological agents. Tidak hanya itu, hazmat juga digunakan oleh tenaga medis saat merawat pasien dengan diagnosis penyakit yang bisa menular, saat melakukan kontak lansung, seperti pasien terinfeksi virus corona. Penggunaan APD atau jas hazmat biasanya dilengkapi dengan kacamata, sarung tangan dan jas berbahan khusus.

Selain itu, pakaian hazmat juga dikenal dengan nama pakaian dekomintasi, yang dimana dapat diartikan sebagai pakaian perlindungan pribadi dan terdiri dari bahan yang permeabel sehingga dapat digunakan untuk proteksi melawan material berbahaya. Pakaian hazmat ini juga biasanya dilengkapi dengan alat bantu pernapasan mandiri untuk memastikan yang menggunakannya mendapat pasokan udara untuk bernafas.

Umumnya hazmat digunakan oleh pemadam kebakaran, teknisi medis darurat, paramedis, peneliti, petugas yang bereaksi atas kebocoran material berbahaya, tenaga ahli yang membersihkan daerah terkontaminasi, dan pekerja di lingkungan yang beracun.

 

Impero Medika sebagai salah satu penyedia pakaian hazmat

Dalam menghadapi corona virus seperti saat ini, ketersediaan alat pelindung diri (APD), seperti hazmat tentunya sangat di perlukan oleh tenaga medis. Banyaknya orang yang mengidap corona virus menjadikan alat pelindung diri (APD) sebagai kebutuhan utama tenaga medis dalam merawat pasien. Penggunaan alat-alat Kesehatan tentunya sangat dibutuhkan oleh sebagian besar Rumah Sakit, terutama pada masa pandemic seperti saat ini. Impero Medika merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang produksi alat-alat Kesehatan.

Produk Impero Medika tentunya menggunakan bahan yang terbaik dan sudah terdaftar resmi oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (KEMENKES) serta sudah memiliki surat keterangan dari Kementrian Perindustrian Republik Indonesia dalam memproduksi alat Kesehatan.

Jika kamu memiliki kebutuhan dan keperluan APD, seperti hazmat untuk membantu memutus penyebaran Covid-19, dan memberikannya kepada orang yang tepat, silahkan hubungi tim kami untuk berkonsultasi :

Head Office :
GD. Grand Slipi Tower Lt. 5 Unit F JL. Letjend S. Parman Kav. 22-24 Rt. 001 Rw. 004. Palmerah, Jakarta Barat
WA/Telp :
0812-9821-398
0857 -7646-9206
Email :
sales@imperomedika.com

 

Kenapa pakaian hazmat dapat melindungi tubuhmu?

Tahukah kalian kalau pakaian hazmat sengaja di design rapat agar kedap, sehingga kemungkinan zat berbahaya tidak bisa mengenai kulit. Terbuat dari apakah pakaian hazmat? bagi kalian yang belum mengetahui terbuat dari apa pakian hazmat itu, pakaian ini terbuat dari plastik, kain, dan karet khusus. Selain itu, ada juga pakaian hazmat yang dilengkapi sumber oksigen.

Pakaian ini digunakan menutupi pakaian normal seseorang, kemudian dipastikan rapat dan tidak ada celah. Bagian pergelangan tangan, kaki, leher, dan pinggang benar-benar tertutup. Perlu kamu ketahui, di Amerika Serikat, pakaian hazmat sendiri terdiri dari empat jenis pakaian yang berbeda, mulai dari level A sampai D dan berikut fungsi dari pakaian hazmat untuk para tenaga medis.

Hazmat level A
Pakaian hazmat dengan level A ini dapat dikatakan memiliki perlindungan yang paling tinggi. Pakaian hazmat dengan level A ini bisa melindungi pemakainya dari uap, gas, kabut, dan partikel berbahaya. Pakaian hazmat dengan level A, menggabungkan alat bantu pernapasan dan radio dua arah. Sehingga, pakaian hazmat level A dapat digunakan untuk lingkungan dengan kondisi yang sangat berbahaya.

Hazmat level B
Kemudian pakaian hazmat dengan level B, dapat memberikan perlindungan dari bahan kimia dengan sarung tangan yang memberikan perlindungan dari cairan. Akan tetapi, pakaian hazmat dengan level B ini tidak kedap udara dan dilengkapi dengan alat pernapasan. Umumnya pakaian hazmat dengan level B ini digunakan untuk tingkat perlindungan yang lebih rendah pun sudah cukup.

Hazmat level C
Pakaian hazmat dengan level C ini, memiliki bahan yang kurang lebih hamper sama dengan pakaian hazmat level B. Pakaian hazmat dengan level C ini dapat kamu pakai dengan peralatan perlindungan pernapasan tambahan dan biasanya pakaian hazmat dengan level C ini digunakan oleh tenaga medis untuk mendekontaminasi atau menghilangkan kotoran dari pasien maupun korban.

Hazmat Level D
Kemudian level terakhir untuk pakaian hazmat berdasarkan tingkatan level pakaian hazmat di Amerika Serikat, ialah level D. Pakaian hazmat dengan level D ini dapat melindungi tubuh kamu.Akan tetapi, pakaian hazmat dengan level D ini tidak memiliki perlindungan dari paparan kimia. Sehingga biasanya para tenaga medis yang memakainya pun harus menggunakan sepatu dan penutup wajah khusus.

Tentunya sekarang kamu sudah lebih memahami dong mengenai pakaian hazmat dan level-levelnya. Nah, jika kamu memiliki kebutuhan dan keperluan APD untuk membantu memutus penyebaran Covid-19 atau ingin berkonsultasi lebih lanjut, kamu bisa nih langsung pesan APD di Impero Medika. Gimana sih cararanya?, caranya mudah banget, kamu bisa langsung hubungi tim sales Impero Medika ya atau kamu bisa juga nih langsung datangi kantor Impero Medika.

Head Office :
GD. Grand Slipi Tower Lt. 5 Unit F JL. Letjend S. Parman Kav. 22-24 Rt. 001 Rw. 004. Palmerah, Jakarta Barat
WA/Telp :
0812-9821-398
0857 -7646-9206
Email :
sales@imperomedika.com

 

Read more...

Benarkah Face Shield Visor Dapat Mengurangi Penyebaran Covid-19

faceshield Jakarta

Saat kasus Covid-19 melonjak hampir di seluruh negeri termasuk Indonesia, kebutuhan serta penggunaan alat pelindung diri (APD) dikalangan masyarakat semakin meningkat. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya penggunaan face shield visor, masker hingga sarung tangan di berbagai macam aktivitas masyarakat.

Ketika melakukan aktivitas rutin di luar rumah seperti pergi ke kantor, selain menggunakan masker kain, alangkah baiknya jika kamu juga menggunakan face shield visor. Face shield visor merupakan pelindung wajah yang sangat baik bila digunakan bersamaan dengan penggunaan masker.

Mengapa demikian?, menurut Dr. Michael B. Edmond, MD, MPH, MPA, MBA, selaku Chief Quality Officer and Associate Chief Medical Officer Universitas Iowa, dan professor klinis penyakit menular di Fakultas Kedokteran Universitas Iowa Carver, face shield visor dari plastic dapat mengurangi risiko tertular virus.

Karena salah satu proses penularan Covid-19 melalui droplet atau cipratan cairan dari saluran pernapasan. Maka, face shield visor sangat baik dalam melindungi kulit kita dari tetesan maupun cipratan cairan agar tidak bersentuhan langsung dengan hidung, mulut dan mata yang merupakan sarana masuknya virus untuk menimbulkan infeksi.

Face shield visor dapat menambah perlindungan ekstra bagi para pekerja atau mereka yang secara konsisten berada di tempat umum atau di sekitaran orang asing dalam waktu yang lama. Namun,

Efektifkah penggunaan face shield visor

Ketika kasus Covid-19 semakin melonjak, penggunaan masker di dalam beraktivitas tentunya merupakan sebuah keharusan demi memutus penyebaran mata rantai Covid-19. Tidak hanya menggunakan masker, kebanyakan orang saat ini juga menggunakan face shield visor untuk memberi pertahanan bagi diri mereka. Penggunaan face shield visor bagi sebagian orang dirasa dapat memberikan banyak keuntungan, seperti lebih mudah dibersihkan daripada masker, dapat menutupi seluruh area wajah serta dapat mengekspresikan dengan mudah.

Namun, penggunaan face shield visor tanpa masker tidak akan mendapatkan manfaat yang maksimal. Karena dari segi keamanan, kuman maupun virus masih memiliki celah untuk masuk di bagian samping dan bawah face shield visor.

Sebuah studi tahun 2014 di Journal of Occupational and Environmental Hygiene menemukan bahwa pelindung wajah mengurangi paparan tetesan batuk hingga 96 persen.

Agar kamu bisa mendapatkan hasil yang maksimal dari penggunaan face shield visor & masker, Henningsen dan Edmond merekomedasikan tiga, yaitu:

  • Selalu pakai face shield visor dengan masker, face shield visor memberikan manfaat saat kamu memakainya bersamaan dengan masker wajah.
  • Pastikan face shield visor yang kamu pakai pas dan sesuai dengan wajah kamu. Face shield visor diusahakan harus setinggi dagu atau di bawah bagian depan
  • Selalu bersihkan dan desinfeksi face shield visor kamu setelah digunakan.

Dalam membersihkan face shield visor kamu dapat membersihkannya dengan menggunakan deterjen netral dan air hangat yang diikuti dengan bilasan air bersih, atau kamu dapat mendisinfeksinya dengan laritan klorin. Setelah dibersihkan kamu angin-anginkan atau gunakan handuk kertas bersih untuk menghilangkan kelembaban.

Dimana sih kamu dapat membeli face shield visor?

Jika kamu ingin membeli face shield visor kamu dapat membelinya di pedagang atau toko yang menjualnya, kamu juga dapat memesan dan membeli di toko online seperti, Impero Medika yang juga menawarkan banyak pilihan alat Kesehatan.

Alat Kesehatan yang ditawarkan Impero Medika tentunya menggunakan bahan yang terbaik dan sudah terdaftar resmi oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (KEMENKES) serta sudah memiliki surat keterangan dari Kementrian Perindustrian Republik Indonesia dalam memproduksi alat Kesehatan.

Selain itu, didalam memproduksi alat-alat Kesehatan, Impero Medika menggunakan bahan-bahan yang berkualitas dengan harga yang sangat kompetitif. Bila kalian ingin konsultasi lebih lanjut atau memiliki kebutuhan dan keperluan APD untuk membantu memutus penyebaran Covid-19, dan memberikannya kepada orang yg tepat, silahkan hubungi kami tim sales kami untuk berkonsultasi.

Head Office :
GD. Grand Slipi Tower Lt. 5 Unit F JL. Letjend S. Parman Kav. 22-24 Rt. 001 Rw. 004. Palmerah, Jakarta Barat
WA/Telp :
0811-1099-009
0811-9121-398
0857-76469-206
Email :
sales@imperomedika.com

Read more...

Penggunaan Baju APD Bagi Para Tenaga Medis

Mudahnya coronavirus penyebab Covid-19 menyebar dan menular ini tentunya membuat penggunaan alat pelindung diri (APD) sangat diperlukan, guna mencegah atau meminimalisir penyebaran dari infeksi coronavirus. Khususnya bagi para tenaga medis yang memiliki intensitas lebih tinggi untuk bertemu dengan pasien.

Alat Pelindung Diri (APD) adalah alat yang mempunyai kemampuan dalam melindungi seseorang ketika mereka melakukan pekerjaan serta memiliki fungsi untuk mengisolasi tubuh para tenaga medis dari bahaya di tempat kerja.

Penggunaan alat pelindung diri (APD) ini tentunya dapat mencegah dan mengurangi risiko kecelakaan kerja. Namun, alangkah baiknya apabila semua perlengkapan APD harus memnuhi standar dan persyaratan yang berlaku, seperti bersih, pas, dan nyaman dikenakan oleh pekerja, serta harus diganti secara berkala jika sudah tidak berfungsi dengan baik dan sudah habis masa pakainya.

APD terbagi menjadi berapa kategori sih?

Bila diambil berdasarkan pengertiannya, alat pelindung diri (APD) ini dapat dibagi menjadi dua kategori. Apa saja sih kategorinya?, yuk cari tahu lebih lanjut.

  • Kategori pertama yaitu, alat pelindung diri (APD) untuk keselamatan industry. APD ini umumnya digunakan untuk upaya pencegahan kecelakaan kerja.
  • Kategori kedua yaitu,  alat pelindung diri (APD) untuk Kesehatan industry. APD ini umumnya digunakan untuk upaya pencegahan terhadap Kesehatan, seperti timbulnya suatu penyakit

Baju APD untuk Covid-19

Dalam kondisi ini World Healt Organization (WHO) mengarahkan tentang penggunaan alat pelindung diri (APD), mengenai apa saja yang harus digunakan dalam penanganan Covid-19 untuk berbagai kondisi.

Pasalnya, Covid-19 ini sangat mudah menyebar melalui cairan tubuh penderita, tetesan pernapasan dan dapat bertransmisi melalui kontak dengan permukaan atau objek yang terinfeksi dan kemudian menyentuh area wajah sehingga hal tersebutlah yang mendasari penggunaan alat pelindung diri (APD), khususnya untuk tenaga medis yang melakukan hubungan langsung dengan pasien.

Umumnya ketika para tenaga medis menangani pasien, mereka harus menggunakan APD lengkap berupa baju APD, masker atau respirator, goggles, masker KN95, pelindung sepatu dan alat pelindung diri lainnya yang tentunya disesuaikan dengan jenis aktivitasnya.

  • Baju APD sekali pakai, material yang dimiliki oleh baju APD sekali pakai ini harus memiliki ketahanan terhadap penetrasi cairan berdasarakan satndar EN 13795.
  • Baju APD terusan sekali pakai (coverall), baju APD terusan sekali pakai (coverall) harus memiliki material yang lolos uji resistensi terhadap penetrasi darah dan cairan tubuh berdasarkan ISO 16603.
  • Setelan baju operasi (surgical scrubs)

Celemek anti air ataupun celemek tugas berat ini terbuat dari 100% polyester dengan lapisan PVC atau 100% PVC, atau dilapisi bahan tahan air lainnya.

Apa sih fungsi baju APD untuk tenaga medis

Baju APD, sebenarnya lebih tepat jika disebut sebagai salah satu perlengkapan APD selain pelindung diri seperti, kacamata dan pelindung muka, sarung tangan, sepatu-pelindung sepatu dan penutup kepala. Penggunaan baju APD untuk para tenaga medis merupakan hal yang wajib, apalagi mengingat berbahayanya virus ini bila terpapar secara langsung. Berikut fungsi baju APD untuk para tenaga medis.

Penutup kepala
Penggungaan pelindung kepala tentunya sangat perlu dilakukan agar berbagai jenis cairan tidak mengenai bagian wajah maupun menempel di rambut. Selain itu, fungsi penutup kepala dari baju APD ini juga berfungsi mengurangi kontaminasi dengan mikroorganisme yang mewabah di udara.

Pelindung Wajah
Banyakanya pasien corona mempunyai gejala seperti flu dan batuk, maka penggunaan pelindung wajah seperti kacamata goggles atau face shield tentunya dapat melindungi penularan dari pasien yang memiliki gejala tersebut, sehingga keamanan para tenaga medis pun terjaga.

Sarung Tangan
Sarung tangan dipakai agar tenaga medis tidak terkena infeksi virus dan Covid-19, karena ketika melakukan perawatan pasien, tenaga medis tentunya akan saling bersentuhan.

Baju pelindung/ Baju APD
Baju pelindung/ baju APD yang digunakan untuk menutup seluruh tubuh para tenaga medis ini menyerupai baju astronot dan sangan berguna untuk menghindari percikan darah maupun cairan lainnya seperti gejala flu dan batuk.

Sepatu Boot
Penggunaan sepatu boot ini sangat tepat digunakan dalam melakukan mobilitas para tenaga medis agar tidak terkena dengan cairan dan virus yang ada di lantai.

Baju APD tidak hanya dipakai di dalam rumah sakit. Namun, penggunaan baju APD juga dapat dipakai ketika para tenaga medis keluar seperti saat menjemput pasien maupun ketika menguburkan pasien meninggal.

Jika Anda memiliki kebutuhan dan keperluan APD untuk membantu memutus penyebaran Covid-19, dan memberikannya kepada orang yang tepat, silahkan hubungi  tim kami untuk berkonsultasi :

Head Office :
GD. Grand Slipi Tower Lt. 5 Unit F JL. Letjend S. Parman Kav. 22-24 Rt. 001 Rw. 004. Palmerah, Jakarta Barat
WA/Telp :
0812 9821 398
0857 7646 9206

Email :
sales@imperomedika.com

Read more...